3 Jenis Batik Parang Yang Tidak Pernah Anda Tahu

ilustrasi foto:kesolo.com

Baiklah gan, jadi mungkin Anda sudah pernah dengar apa itu batik parang. Tapi yang Anda tidak tahu, adalah ternyata ada beberapa jenis batik Parang yang ada di Indonesia. Aslinya mungkin ada puluhan atau bahkan ratusan, namun karena terlalu banyak, kali ini saya akan membahas 5 jenis batik parang yang tidak pernah Anda dengar. Mari langsung kita mulai.
     1.       Batik Parang Kusumo

Makna dari batik Parang Kusumo adalah membahas tentang sebuah keindahan. Dimana Parang artinya adalah lereng, dan Kusumo adalah bunga. Sehingga apabila digabungkan menjadi lereng yang indah dihiasi dengan bunga-bunga. Hal inipun ternyata berkaitan dengan kehidupan seorang manusia sehari-hari lho.

Dalam kehidupan, hal ini berkaitan dengan harumnya nama seseorang. Hidup manusia seharusnya dihiasi dengan kerja keras, pantang menyerah, kegigihan, kejujuran, tata krama dan silaturahmi. Dimana namanya akan dikenal orang dengan baik dan harum seperti bunga. Dalam budaya Jawa, keharuman nama seseorang merupakan sesuatu yang sangat penting. Jangan sampai seseorang meninggalkan norma dan tata krama yang ada dan telah diajarkan. Jangan sampai menentang atau melenceng dari jalur kebaikan.
 
     2.       Batik Parang Rusak

Parang Rusak sebenarnya adalah motif yang paling terkenal diantara motif Parang yang lain. Namun saya paham bahwa tidak semua orang pernah mendengar jenis batik Parang, oleh karena itu tidak ada salahnya saya bahas sekalian.

Batik ini adalah batik Parang yang paling umum digunakan orang. Kalau Anda pernah lihat batik Parang, besar kemungkinan bahwa batik Parang tersebut masuk kedalam kategori Parang Rusak. Rumornya terdapat 2 asal usul batik Parang Rusak, yaitu Parang Rusak Solo dan Parang Rusak Yogyakarta.

Motif ini adalah salah satu motif yang paling tua di Indonesia, dan termasuk kepada kelompok motif larangan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa motif Parang Rusak adalah motif Parang yang paling asli dibandingkan motif Parang yang lain.

Makna dari motif Parang Rusak ini melambangkan seseorang yang kuat dan kokoh melawan kebatilan di dunia. Ia dapat mengendalikan hawa nafsunya dan hasrat duniawinya, sehingga ia menjadi orang yang bijaksana dan adil. Dimana ia dapat menyelesaikan sebuah pertikaian dengan sangat adil dan tanpa berpihak kepada satu sisi saja. Motif ini dulu hanya diperuntukkan bagi para Raja dan Ksatria. Konon katanya, batik ini memiliki kekuatan gaib lho gan.

      3.       Parang Rusak Barong

Batik Parang Rusak Barong adalah sebuah jenis kain yang digunakan pada saat ritual keagamaan, atau menjalani meditasi. Barong itu artinya adalah  “Singa” yang melambangkan kebesaran dari pemakainya. Karena singa sendiri adalah raja hutan, dan pada motif ini kebesaran tersebut dilukiskan dengan motif yang sangat besar, sehingga cocok digunakan oleh para penguasa.

Berdasarkan beberapa sumber, batik Parang Barong diciptakan oleh Sultan Agung Hanyakrakusuma. Ia merupakan raja ketiga dari kerajaan mataram yang memimpin pada tahun 1613 sampai 1645. Ia adalah seorang sultan Agung, dimana kerajaan ini berkembang dengan sangat pesat dibawah kepemimpinannya sampai menjadi kerajaan terbesar di seluruh Nusantara. Beliau ditetapkan menjadi pahlawan nasional Indonesia pada tahun 1975.

Makna yang terkandung pada motif batik Parang Barong adalah pengalaman hidup sang raja. Dimana ia mencoba menumpahkan semua pikiran dan pengalaman yang tersimpan di benaknya. Ia merasa bahwa sebagai seorang raja, ia memiliki kekuasaan yang besar, nama yang harum dan dikenal, kewajiban dan tanggung jawab yang tiada henti, kekuatan yang adidaya, namun ia masih merasa tiada dihadapan tuhan yang maha esa. Motif ini oleh karena itu merupakan sebuah penghormatan terhadap sang pencipta.

Nah itulah tadi beberapa jenis batik Parang yang tidak pernah Anda dengar sebelumnya. Apabila anda tertarik untuk membaca lebih jauh tentang batik Parang, maka jangan lupa baca artikel ini ya gan. Terima kasih!

Komentar

Postingan Populer