Amankah Penggunaan Kipas Angin AC untuk Bayi?


Anda pasti ingin memberikan kenyamanan terbaik untuk setiap anggota keluarga termasuk bayi anda, tapi pernahkah anda merasa ragu apakah alat penyejuk ruangan merupakan sesuatu yang aman bagi bayi anda? Jika iya, sila baca artikel ini untuk mengetahui beberapa tips dalam penggunaan air cooler atau kipas angin ac untuk bayi anda.

1. Temperatur Yang Pas
Anda harus selalu memastikan temperatur angin yang dihasilkan oleh alat penyejuk ruangan anda tidak jauh berbeda dari temperatur di luar ruangan, hal ini perlu diingat agar bayi anda tidak terlalu merasa kedinginan.
Meskipun beberapa air cooler atau kipas angin ac tidak dilengkapi dengan monitor temperatur, anda tidak perlu khawatir karena air cooler hanya menghembuskan angin sejuk yang pada batas maksimal hanya akan menurunkan suhu ruangan sebanyak 5 derajat celcius saja.

2. Jangan Mengarahkan Angin Secara Langsung
Saat menggunakan air cooler atau kipas angin ac, jangan pernah mengarahkan angin secara langsung ke arah bayi anda. Lebih baik letakkan air cooler diujung ruangan dan biarkan angin sejuk dari air cooler terebut menyebar ke seluruh ruangan dengan sendirinya. Hal ini juga untuk meminimalisir kemungkinan udara yang dikeluarkan oleh air cooler atau kipas angin ac tersebut akan terlalu dingin untuk bayi anda.

3. Gunakan Selimut Tipis Saat Tidur
Anda sebaiknya memberikan selimut tipis untuk bayi anda saat akan menyalakan air cooler atau kipas angin ac. Hal ini untuk mencegah bayi anda kedinginan dan membuatnya tetap nyaman dalam tidurnya. Jika sedang dalam keadaan bangun, pastikan bayi anda memakai pakaian lengkap saat air cooler dinyalakan agar bayi anda tidak merasa kedinginan.

4. Pastikan Sirkulasi Udara Terjaga
Seperti yang anda tahu, penting untuk menaruh air cooler atau kipas angin ac di ruangan yang memiliki sirkulasi udara yang baik. Terutama saat anda menggunakan air cooler di kamar bayi, pastikan kamar tersebut memiliki sirkulasi udara yang baik agar ruangan tersebut tidak menjadi terlalu lembab dan nantinya membuat bayi anda malah merasa gerah dan tidak nyaman.

5. Menjaga Perbedaan Suhu
Jika bayi anda berada di kamar dengan penyejuk ruangan dalam waktu lama, membawa bayi anda keluar menuju tempat dengan udara panas secara tiba-tiba akan mengangetkan tubuh bayi anda dan dapat berpengaruh bagi kesehatannya. Ada baiknya anda mematikan alat penyejuk ruangan sebentar dan membiarkan suhu tubuh bayi anda dan suhu ruangan berubah menjadi normal sebelum bayi anda terpapar perubahan suhu lainnya. 

6. Perhatikan Bayi Anda Secara Berkala
Selalu perhatikan bagian tubuh bayi anda seperti kepala, dada, tangan, dan kaki, utnuk memastikan bayi anda nyaman dan tidak merasa kedinginan.

7. Bersihkan Alat Penyejuk Ruangan Secara Rutin
Saat anda menggunakan air cooler atau kipas angin ac untuk bayi anda, selalu pastikan bahwa alat penyejuk ruangan tersebut dibersihkan secara rutin dengan baik dan benar. Hal ini untuk memastikan bahwa udara yang dihasilkan oleh alat penyejuk ruangan tersebut adalah udara yang benar-benar bersih dan tidak berbahaya untuk pernafasan bayi anda. Selain itu, alat penyejuk ruangan yang dibersihkan dengan teratur akan berfungsi dengan efektif.

Jika anda masih ragu apakah menggunakan air cooler atau kipas angin ac berbahaya bagi bayi anda, jawabannya adalah tidak. Selagi anda menggunakan air cooler tersebut dalam batas wajar maka tidak akan menyebabkan hal yang buruk untuk anak anda. Namun pemakaian air cooler atau kipas angin ac ini sendiri juga tidak boleh digunakan terlalu sering. Hal ini dikarenakan tubuh bayi yang terpapar udara dingin terlalu lama beresiko untuk memiliki suhu tubuh yang rendah dan bisa berpengaruh terhadap kesehatannya. 

Menggunakan air cooler atau kipas angin ac untuk bayi anda merupakan pilihan pribadi. Namun, pastikan anda menggunakan air cooler atau kipas angin ac dalam batas wajar dan dengan memperhatikan hal-hal yang sudah disebut di atas, maka penggunaan air cooler bagi bayi anda tidak akan menjadi masalah.

Komentar

Postingan Populer